Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Makin Eksis, Pengurus ARSSI periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Kepada pengurus yang baru dilantik, drg. Ing. Ichsan Hanafi mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus pusat ARSSI dan berharap melalui pengurus pusat keberadaan ARSSI biasa bermanfaat bagi rumah sakit-rumah sakit swasta.

“Selamat bekerja kepada pengurus yang baru dilantik. Ingat, ARSSI juga harus mengawal regulasi, membuat diklat, pelatihan untuk teman-teman di rumah sakit swasta lainnya. Dan kedepannya ARSSI juga harus mempersapkan mutu dan akreditasi, mulai dari menyiapkan managemen obat, managemen alat kesehetan hingga managemen keperawatan. Sehingga rumah sakit swasta meiliki mutu yang prima dan baik,” pungkas drg. Ing. Ichsan Hanafi.

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), Dr. Bambang Wibowo mengatakan kolaborasi antara PERSI dan ARSSI yang sudah baik itu bisa ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.

Dr. Bambang Wibowo juga berpesan, rumah sakit swasta akan bisa berkibar lebih baik dan membawa nama baik bangsa. Termasuk mendatangkan para investor.

 

“Jangan berharap asing datang ke sini. Kita bisa menahan orang sini (Indonesia) untuk tidak ke sana (pihak asing) berinvestasi sudah bagus. Pada tahun 2019, ada data sekira 100 triliun. Saya berharap para investor dan pengelola rumah sakit swasta bisa membangun rumah sakit yang jauh lebih baik lagi,” ucapnya.

Dr. Bambang Wibowo mengingatkan jangan sampai saat membangun rumah sakit baru hanya bertujuan untuk betempur dengan fasilitas JKN saja. Tetapi bisa keluar dari area nyaman mampu bertempur lebih keras lagi untuk mengelola rumah sakit yang lebih baik dan bersaing ditingkat regional mau pun global.

Lebih lanjut dia menggatakan, konsekuwensi dari ASEAN Free Trade Area (AFTA) sampai ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) adalah sebuah konsekuwensi yang harus diterima. Sebab, menerima dan bertahan dari perubahan regulasi yang diberikan negara tidak bisa dihindari. Oleh karenanya peluangnya adalah dengan Investasi dalam bentuk modal yang lebih besar lagi untuk kemajuan rumah sakit swasta.

“Asosiasi di PERSI ada 18. Saya yakin kalau masing-masing asosiasi maju dan kuat pasti masa depan ikut maju dan membanggakan. Karena saya yakin setiap asosiasi punya misi dan Goals yang tingi dan berbeda. Oleh karenanya kita harus berkolaborasi untuk persaingan sinergi yang sehat sehingga kita bisa membawa pada era kerjasama yang baik dan lebih luas lagi,” pungkas Dr. Bambang Wibowo.

Selain dihadiri oleh pengurus ARSSI, acara pelantikan Pengurus ARSSI Pusat Periode 2022-2025 juga dihadiri para dokter dari masing-masing bidang tugas di ARSSI dan di PARSI, perwakilan tim Abbott, perwakilan dari Kopra Bank mandiri, perwakilan BPJS serta para tamu undangan lainnya yang diakhiri dengan seminar.

Doni

5 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor

https://youtu.be/BAM30I7e0-Q