DPRD Buleleng Anggap Proyek Banyuasri Pemkab Buleleng Gagal  

“Pasar Banyuasri kan menelan biayanya yang cukup tinggi, disana hanya bisa menaikan PAD parkir . Mirisnya air mancur didepan pasar itu tidak dioperasionalkan kalau itu dibiarkan lama-lama alat yang terpasang bisa rusak hanya sebagai pajangan termasuk isalatornya jarang di fungsikan dengan dana besar. Disampin itu Dirut PD pasarnya tidak punya inovasi coba pasar Anyar (tingkat) di pindahkan pasti ramai. Di sana pasarnya meledak sampai pinggir jalan Ponegoro,”ujar Sudiarta.

Lanjut Sudiarta. Pasar Banyuasri sudah tidak mendapatkan PAD. “Pasar sudah tidak ada apanya, buktinya bayar listrik air macur tidak mampu apakah tidak malu…?. Termasuk proyek gagal banyak kios tidak ditempati dan air mancurnya jarang dihidupin, “sindir Dek Tamu.

Sisi lain banyak pedagang yang mengontrak los toko di pasar Banyuasri juga mengeluh akibat sepinya pembeli datang ketempat elit tersebut, berbeda dengan pasar tinggat yang berlokasi di jalan Ponogoro Singaraja kendati kumuh namun daya beli masyarakat semakin tinggi:

Penulis: ds

4 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor

https://youtu.be/BAM30I7e0-Q