Disoroti Publik Soal Pertikaian Berdarah Desa Kaliasem, Korbannya Ditetapkan Sebagai Tersangka

Untuk itu Sarya pun mengaku, akan terus mengawal kasus ini sehingga korban yang dijadikan tersangka mendapatkan keadilan. “Ini pelaku (Arsana dan Porda) telah membuat satu keluarga terluka parah dan dirawat. Mudah-mudahan dengan kasus ini, aparat penegak hukum bisa membuka mata,” harap Sarya.

Sementara itu Pengacara LBH APIK Bali, Mega Sundari juga mengungkapkan hal senada. Menurut dia, aparat penegak hukum semestinya tidak mengabaikan peraturan yang ada. “Seharusnya tidak bisa (korban jadi tersangka). Kami akan mengawal kasus ini, agar ada keadilan,” tegas Mega Sundari.

Untuk menuntaskan persoalan ini agar ada keadilan, Tim pembela penegakan hukum dan keadilan pun pada Kamis (16/6/2022), melakukan audensi ke Pengadilan Negeri (PN) Singaraja Kelas 1B, membahas mengenai kasus yang terjadi di Desa Kaliasem. Dalam kasus ini korban bernama Luh Ayu Widiani dan Kadek Bayu Widana ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam audensi itu, PN Singaraja diminta bersifat objektif dalam mempertimbangkan fakta-fakta hukum yang ada.

“Kami berharap, agar kedepan persidangan agar menghadirkan para pihal, sehingga gambaran kejadian jelas. Kami harap, mudah-mudahan kedepan keadilan bisa ditegakan,” tandas Advokasi LSM KoMPAK, Putu Indra Perdana.

Penulis: ds

5 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor

https://youtu.be/BAM30I7e0-Q