HMI Balikpapan Tantang Walikota Debat Terbuka Tentang Penyekatan Jalan Dianggap Tidak Tepat

Inagurasi.com | Balikpapan — Pada (08/07/2021) telah dimulai pelaksanaan penutupan jalan terbatas berdasarkan Surat Edaran Walikota dengan pelaksanaan pukul 17.00 – 22.00 untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan.

Hal ini justru dikritik dan diminta untuk tidak dilaksanakan oleh HMI secara tegas.Pada (03/06/2021) yang lalu, telah dilaksanakan evaluasi oleh pansus covid-19 dan disampaikan oleh ketua DPRD. Yang salah satunya meminta pemblokiran jalan dibuka karena dinilai tidak maksimal meredam penyebaran covid-19, yang disebabkan oleh masyarakat yang jenuh dan menggunakan jalan alternatif untuk melalui penutupan jalan yang ada,

“Dalam surat edaran berdasarkan PPKM darurat (nomor: 300/2722/Pem.) telah termaktub pengendalian dari Perusahaan (Work from Home), Mall, Pedagang Kaki Lima, fasilitas umum, sampai dengan Kelurahan dan RT, sehingga tidak diperlukan lagi adanya penutupan jalan.

“Pada dasarnya yang pertama adalah ketika sudah ada penutupan dan pembatasan untuk tempat tujuan masyarakat berrti secara tidak langsung masyarakat akhirnya dibatasi dalam berkegiatan diluar rumah,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang kedua, ketika kita bicara jarak dan durasi interaksi yang termasuk kedalam faktor resiko penyebaran Covid-19 dihadapkan kepada jalan kota balikpapan sangat minim sekali terjadi karena penggunaan jalan tikus atau alternatif yang sempit. Sehingga membuat jarak protokol kesehatan beserta durasi yang lama akibat kemacetan.

“Kita ambil sampel beberapa jalan yang terimbas oleh penyekatan, seperti daerah pupuk wilayah uniba sampai dengan kilo 5 jln.Soekarno-Hatta yang macet, jalan siaga, daerah tanah abang gang.buntu, daerah perempatan balikpapan baru” ujar Rafsyan H,  merupakan sekertaris HMi Cabang Balikpapan tersebut.

3 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor

https://youtu.be/BAM30I7e0-Q