Indra Bruggman Ganti Profesi Tekuni “Kopibrug”

Dalam penyajiannya, selain kopi di Kopibrug Indra menyediakan makanan khas yakni, nasi lemak. “Ini sebagai bentuk penghormatan saya untuk ibu saya yang belum lama wafat. Sebab kami sekeluarga menjadikan nasi lemak buatan ibu saya ini makanan favorit karena memang rasanya yang enak dan campuran sayur dan dagingnya yang komplit. Pokoknya ini makanan yang luar biasa,” sebutnya.

Untuk menyenangkan pengunjung menambah hangat suasana, setiap hari ada musik akustik mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.00. Menurutnya sengaja dipilih musik akustik agar pengunjung tetap dapat ngobrol dan tidak terganggu dengan musik yang keras.

Furniture di Kopibrug yang berkapasitas 300 kursi ini, Indra mengakubbuatan tangannya sendiri.

“Beneran ini saya buat sendiri. Memang tidak serapih buatan tukang mebel, tapi lumayanlah. Sekedar menyalurkan hobi bertukang. Dan sekaligus menghemat pengeluaran untuk membeli furniture,” tuturnya sambil tersipu

Pelayanan dimasa pandemi seperti sekarang ini, Kopibrug buka mulai pukul 09.00 hingga 21.00. “Di sini kita ikuti prokes secara ketat. Baik dari pengecekan suhu, pemakaian masker, pencucian tangan, menjaga jarak, dan juga jam buka. Pokoknya aman,” tuturnya.

Karena investasi usaha ini terbilang gede, Indra menyadari betul usaha dengan investasi yang lumayan ini bukan sekedar sambilan atau menjual nama populernya, maka ia serius menjadikannya usaha.

Makanya Indra selalu hadir mulai dari cafe buka hingga tutup. “Jadi kalau mau ketemu saya, gampang kok. Datang aja ke Kopibrug. Kita ngeriung bareng di sini,” katanya.

Har

8 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sponsor