Wacana Redenominasi Rupiah Kembali Mencuat

Jakarta, Inagurasi.com- Wacana menyederhanakan nominal mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilainya (redenominasi) kembali muncul ke publik. Kebijakan ini akan menghilangkan digit nol pada rupiah. Misalnya, uang pecahan Rp1.000 menjadi Rp1 dan seterusnya.

Kembali muncul wacana ini, tatkala Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan kembali pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi di Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77/PMK.01/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024.

Jika dari sisi manfaat, redenominasi bisa membuat perekonomian lebih efisien, karena berbagai pelaporan dan pembukuan serta transaksi tidak perlu lagi menggunakan pencatatan nominal yang panjang seperti saat ini. Misalnya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), laporan keuangan perusahaan, hingga pencatatan harga barang di toko-toko ritel sehari-hari.

“Urgensi pembentukan (RUU Redenominasi) menimbulkan efisiensi perekonomian berupa percepatan waktu transaksi, berkurangnya risiko human error, dan efisiensi pencantuman harga barang/jasa karena sederhananya jumlah digit rupiah,” kata Sri Mulyani, dikutip Rabu (8/7).

Sementara, Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2013-2018 Agus Martowardojo pernah mengungkapkan bahwa redenominasi bisa meningkatkan citra rupiah dari mata uang lain di dunia. Sebab, banyak negara yang sudah lebih dulu menggunakan nominal sedikit pada mata uang mereka.

Tak hanya itu, redenominasi bisa memberi dukungan pada stabilitas nilai tukar rupiah dan tingkat kenaikan harga atau inflasi. Sebab, rupiah yang stabil turut menjaga inflasi.”Ini akan membuat persepsi terhadap perekonomian Indonesia menjadi lebih baik, efisiensi juga menjadi lebih baik, dan tentu membuat mata uang rupiah sejajar dengan mata uang dunia lainnya,” katanya.

Sementara dari sisi mudarat (negatif), redenominasi akan memberikan kerugian pada meningkatnya biaya pencetakan uang baru. Sebab, rupiah dengan nominal lama akan ditarik secara bertahap dari masyarakat untuk diganti yang baru.

40 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *