Menghadapi Liku-Liku Kehidupan Perlu Mental Kuat

Inagurasi.com –  Coba telaha diri sendiri mental apakah yang anda imiliki, Jika punya mental yang lemah, maka mesti mengolahnya agar menguatkan mental. Pasalnya dalam perjalanan kehidupan saat ini, khususnya terlebih selama pandemi corona menyebabkan perekenomian menjadi anjlok bahkan hilang sama sekali berefek kepada semua aspek kehidupan, Untuk menghadapinya diperlukan mental yang kuat.

Dikutip dari berbagai sumber ada berbagai cara menguatkan mental yang  harus dicoba agar mental yang lemah menjadi kuat,supaya sipa menghadapi kehidupan yang serba tak terduga.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk menguatkan mental, antara lain:

  1. Ingat Tuhan sesering mungkin

, Dukungan terkuat di dunia ini adalah Tuhan. Jadi, ingatlah Tuhan sesering mungkin agar mental Anda kuat.

  1. Selalu Berpikir Positif

Dalam menghadapi atau mengalami suatu hal, berusahalah untuk tidak putus asa atau menyalahkan oranga lain,   apalagu menyerah. Berpikir positiflah dalam menghadapinya, dengan berfikir sesuatu yang terjadi ada hikmahnya.

Terima kekecewaan dan kegagalan tersebut dan jadikan sebagai pelajaran penting untuk melangkah yang lebih baik. Sehingga  mental akan kembali bangkit.

  1. Jangan Hiraukan Apa Kata Orang

Hilangkan semua keraguan pada diri sendiri. Percayakan bahwa diri sendiri punya kemampauan dan bisa, Abaikan apa kata orang tentang diri anda. Fokus pada tujuan dan kemampuan yang kita miliki.

  1. Asah terus kemampuan diri

Dengan kemampuan yang kita miliki terus mengasahnya dan memperbaiki kemampuan yang ada dengan terus berlatih.  Dengan demikian mental kita juga akan menjadi kuat dengan percaya pada kemampaun pada diri sendiri.

Pengasahan kemampuan ini dapat melalui dengan latihan, belajar, mengikuti kursus, atau mencoba strategi baru atau melakukan onovasi.

  1. Pusatkan Fikiran Dengan Meditasi

Anda juga bisa meningkatkan mental Anda dengan melakukan meditasi, yaitu pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. Anda dapat melakukan aktivitas ini di suatu tempat yang hening selama 5-30 menit setiap harinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi bermanfaat bagi kesehatan mental seseorang. Sebagai contoh, sebuah penelitian di tahun 2012 yang dipublikasikan di jurnal PLOS ONE menemukan bahwa orang-orang yang berlatih meditasi selama 6 minggu menjadi tidak kaku dalam berpikir.

Contoh lain, sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010  terhadap tentara AS yang siap berperang menunjukkan bahwa tentara yang berlatih meditasi selama 8 minggu menjadi lebih tenang dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi.

  1. Berolahraga

Berolahraga merupakan cara lain memperkuat mental Anda. Sebuah kajian yang dipublikasikan Journal of Clinical Psychiatry pada September 2014 menunjukkan bahwa aktivitas fisik menurunkan gejala depresi pada orang-orang berpenyakit mental.

Olahraga apa yang harus Anda lakukan? Untuk tahap awal, lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau push up setiap hari.

  1. Manfaatkan Media Sosial Dengan Bijak

Meski memiliki teman-teman berkaitan positif dengan kesehatan mental. Akan tetapi, di zaman sosial media sekarang ini, pertemanan di media sosial lebih kepada  memperburuk mental Anda.  Untuk itu  gunakan media sosial secara bijak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sering membaca update status temannya di Facebook dan media sosial lain merasa lebih buruk tentang diri mereka.

Anda dapat melakukannya media sosial dengan bijak  dengan antara lain:

  • Membatasi penggunaan media sosial Anda (misalnya hanya 1 jam sehari)
  • Bereksperimen tidak menggunakan sosial media dalam sehari (misalnya Sabtu atau Minggu
  • Unfriendunfollow, atau blok teman-teman media sosial yang berpengaruh buruk pada mental Anda
  1. Beraktivitas di luar ruangan

Aktivitas dalam ruangan melindungi Anda dari panas, dingin, debu, dan sebagainya. Namun, aktivitas ini dapat menurunkan mental Anda. Jadi, sering-seringlah beraktivitas di luar ruangan (terutama ruang terbuka hijau) untuk memperkuat mental Anda.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan  Proceedings of the National Academy of Science pada akhir Mei 2015 menunjukkan bahwa berjalan kaki di alam terbuka selama 90 menit terbukti menurunkan aktivitas otak di bagian subgenual prefrontal cortex. Bagian ini aktif ketika kita sedang berpikiran negatif.

Penelitian tersebut merupakan salah satu penelitian tentang manfaat beraktivitas di luar terhadap kekuatan mental. Penelitian lain yang dipublikasikan di jurnal  Environmental Science & Technology pada April 2010 lalu menemukan bahwa beraktivitas di luar ruangan selama 5 menit dapat meningkatkan penghargaan diri.

Mengacu pada hasil dua penelitian di atas, aktivitas luar ruangan apa yang mesti Anda lakukan untuk memperkuat mental?  Anda bisa melakukan salah satu atau lebih aktivitas berikut:

  • Jalan kaki di taman kota, kompleks rumah, atau lapangan olahraga
  • Berwisata alam
  • Bermain bersama anak-anak di halaman belakang/depan rumah Anda
  • Naik gunung
  1. Hal Kecil Jangan Dibesarkan

Biasakan hal kecil atau sepele jangan dibesarkan. Jadikan suatu hal itu  merupakan pernik-pernik dari kehidupan sehari-hari sebagai manusia.   Karena membesarkan hal kecil  membuat pikiran Anda akan diliputi aura negatif.

Jadi, mulai sekarang jangann hiraukan dari hal-hal sepele. Curahkan energi dan pikiran Anda pada hal-hal penting yang berkaitan dengan tujuan Anda.

27 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *