Berbagai Jenis Burung Merpati Hias Indah Nan Mempesona

Inagurasi.com – Merpati  adalah burung dari keluarga Columbidae  ada sekitar 310 spesies. Bahasa Inggeris: burung Merpati adalah  Domestic Pigeon. Dan nama sainsnya ialah Columba domestica. Para peneliti tentang burung merpati mencatat terdapat sekitar 310 spesies merpati yang tersebar di seluruh dunia.

Diantaranya  jenis Burung  yang banyak digemari pecinta burung adalah Merpati Balap dan Burung Merpati Hias (fancy pigeon). Khusus merpati hias termasuk memiliki bentuk fisik tubuhnya yang unik dan indah dipandang.

Akan tetapi sebagian besar merpati jenis Hias merupakan burung impor dari daerah dataran eropa, india, dan lain-lain. Memang ada juga merpati lokal yang berasal dari daerah yang ada di Indonesia, meski tidak banyak.

Pencinta merpati hias di Indonesia telah banyak terbentuk dalam sebuah  komunitas  yang tersebar berbagai provinsi. Bahkan kerap diadakan lomba tingkat nasional maupun regional, khusus untuk kategori merpati hias.

Karena indahnya merpati hias, maka saat ada perlombaan bukan hanya pecinta merpati hias saja yang ramai  menyaksikan. Tetapi penontonnya yang awam tentng merpati ikut terpesona dengan penampilan burung-burung merpati hias yang dilombakan.  Bahkan orang awam pun banyak yang ikut melihat, karena terkagum-kagum dengan bentuk tubuh dan bulu yang istimewa dari macam merpati hias tersebut.

Jenis Merpati Hias

Umumnya orang menyebut  Burung Merpati dengan Burung Dara atau ada penyebutan lainnya. Penyebutan yang berbeda  itu karena kebiasaan di daerah masing-masing juga berbeda.

Berdasarkan data yang didapat, ada 18 Jenis merpati hias populer yang unik, paling sering dicari pecinta Merpati Hias. Burung merpati Hias tersebut adalah:

1.Merpati Lahore

Merpati ini berasal dari daerah Lahore yang terletak di Pakistan. Masuk ke Indonesia sekitar tahun 1980an. Ciri khasnya, merpati ini memiliki warna dasar putih dengan berwarna sekunder (hitam) mulai dari persimpangan paruh dan pial, membelah leher, sampai ke bagian punggung, kedua sayap, hingga ekor.

2. Jacobin Pigeon

Merpati ini dikarenakan bulu-bulu yang mengitari kepalanya menggambarkan topi yang dipakai pendeta-pendeta Jacobin. Maka nama  Jacobin Pigeon  tersmat di Burung  yang diternakkan dengan warna putih, jitam, biru, perak, merah dan kuning.

3. Merpati King/Show King

Awalnya Merpati ini  merupakan merpati pedaging yang diperuntukkan untuk keperluan konsumsi.  Tapi kemudian dikembangkan beberapa varietasnya sebagai burung hias, yang salah satu tujuannya untuk di pakai dalam kontes burung merpati. Asalnya dari Amerika Serikat, lalu tersebar hingga ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Umumnya merpati ini ciri-cirinya mempunyai bodi yang bulat/gemuk. Di luar negeri termasuk di Amerika, orang-orang sering menyebut jenis ini dengan merpati “show king”. Tetapi di Indonesia, orang-orang lebih suka menyebutnya hanya dengan panggilan merpati “king” saja.

4. Merpati Mondain/French Mondain

Sama seperti Show King awalnya merpati ini juga hanya di gunakan sebagai merpati pedaging karena, bentuk badannya yang gemuk dan bulat besar.  Merpati berasal dari Prancis ini memiliki kaki yang pendek, sehingga tampak dadanya hampir menyentuh permukaan lantai. Membuat penampilan terlihat unik.

5.Merpati Maltese/Maltese Pigeon

Merpati hias jenis maltese atau disebut juga dengan Poule Maltais, Malteser, pada awalnya juga merupakan merpati pedaging/utility. Namun kemudian, dikembangkan menjadi merpati hias. Ciri khas utama merpati berasal dari Austria dan Italia bagian utara di dekat Modena ini adalah bagian leher dan kakinya yang panjang, sedangkan badannya pendek dan sedikit bulat.

6. Merpati Modena

Mulanya Merpati ini berasal dari daerah Modena, Italia bagian utara. Kemudian di ekspor ke berbagai negara, hingga akhirnya tersebar ke berbagai negara.  Porsi tubuhnya bulat gemuk, pendek, berekor pendek, berukuran sekitar 25 cm. Merpati jenis Modena dibagi menjadi Gazzi atau Pied, Schietti atau Self-berwarna, dan Magnani atau Harlequin. Di Indonesia, jenis yang lebih terkenal meliputi, American Modena dan English Modena.

7. Merpati Satinette Oriental Frill

Merpati ini berasal dari negara Turki, yang sudah mulai dikembangbiakan sejak masa kesultanan Turki. Satinette Oriental Frill terbagi menjai dua, yang pertama Classic oriental frill dan Modern oriental frill. Secara umum, keduanya memiliki ciri yang hampir sama, yaitu memiliki jambul, dan frill/bulu terbalik dari leher sampai sekitar dada.

Sedikit perbedaannya adalah merpati modern satinette, ukuran tubuhnya lebih besar, dan paruhnya lebih pendek.  Motif pola warna batiknya, hanya di jumpai pada sayapnya, sehingga dikenal dengan bentuk saddle (pelana). Namun sekarang, motifnya tidak hanya sebatas batik, tetap berkembang menjadi motif bluebar, redbar, yellow dan lain-lain.

8, Merpati Blondinette Oriental Frill

Merpati ini juga berasal dari negara Turki. Memiliki kesamaan dengan Satinette Oriental Frill. Namun, perbedaannya terdapat pada motif batik yang berada di permukaan tubuhnya.

Pola warna batik pada blodinette oriental frill meliputi seluruh bagian tubuhnya, sehingga tidak membentuk pola saddle. Nah, Blodinette Oriental Frill juga dibagi menjadi jenis classic dan modern. Lagi-lagi sama saja dengan satinette oriental frill.

Perbedaannya terletak pada ukuran tubuhnya, yang mana ukuran tubuh dari modern blodinette lebih besar dibanding classic blodinette.

 

9. Merpati Kipas (Fantail)

Merpati ini juga menjadi salah satu jenis merpati yang digandrungi. Ciri khas pada merpati ini terdapat pada bagian ekor yang mengembang besar seperti kipas, jumlah ekornya dapat mencapai 30-40 bulu.

Berasal dari India, yang kemudian dikembangkan di negara Inggris dan Amerika. Macam sub-varietas yang di kenal di Indonesia antara lain Merpati American Fantail, Merpati English Fantail, Merpati Indian Fantail.

38 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *