Covid-19 Lahirkan Nasionalisme Baru

“Kemudian timbul gerakan-gerakan solidaritas pembangunan ekonomi bersama, sehingga itu juga dikatakan indikator munculnya nasionalisme baru.

Nasionalisme baru dipicu oleh kenyataan bahwa Covid-19 ini tidak mengenal partai, tidak mengenal ideologi, apakah itu penganut ideologi Pancasila, kapitalisme, komunisme, semua diserang. Partainya yang dari Golkar diserang, dari Partai PDIP diserang, semua diserang, DPR juga, eksekutif, legislatif, dokter pun diserang,” sebutnya.

Sehingga, kemudian kita dalam berjuang melawan covid tidak lagi memikirkan sekat-sekat kebangsaan kita, sub kebangsaan kita,” tambah Menko Polhukam Mahfud MD.

“Oleh karena itu dengan segala kejelekannya, sangat mematikan, dan sangat mengancam, Covid-19 ini ternyata menjadi stimulus bagi kebersatuan kita dalam menghadapinya bersama-sama tanpa pijakan ideologis dan partai apapun,” ungkapnya.

50 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *