OJK Tutup 50 Fintech Ilegal Berkedok Koperasi, Hasil Investigasi Satgas Waspada Investasi

Jakarta, Inagurasi.com – Banyaknya pinjaman online ilegal yang beroperasi di tengah masyarakat yang saat ini sedang menurun pendapatannya akibat pandemi Covid – 19 dan laporan masyarakat. Membuat Satgas Waspada Investasi melakukan investigasi dengan beberapa institusi, dan  menemukan kemudian menutup 50 aplikasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang melakukan penawaran pinjaman online ilegal atau fintech ilegal.  Karena kegiatan ini  tidak sesuai dengan prinsip perkoperasian.

“Penggunaan aplikasi Koperasi Simpan Pinjam ilegal itu bertujuan untuk mengelabui masyarakat seakan-akan penawaran pinjaman online itu memiliki legalitas dari Kementerian Koperasi,” terang Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing dalam keterangan pers, Jumat (22/5/2020).

Ie mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Dan bersepakat bahwa KSP tidak boleh melakukan usaha dengan aplikasi pinjol karena bisa diakses oleh masyarakat umum yang bukan anggota atau calon anggota KSP dan melanggar ketentuan perundang-undangan Koperasi.

“Satgas Waspada Investasi bersama Kementerian Koperasi sepakat untuk menindaklanjuti temuan ini dengan meminta kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk menutup 50 aplikasi pinjol KSP tersebut. Penindakan ini sangat diperlukan mengingat masih banyaknya pinjaman online ilegal yang beroperasi di tengah masyarakat yang saat ini sedang menurun pendapatannya akibat pandemi Covid – 19,” jelas Tongam.

“Kegiatan pinjaman online ilegal ini sangat merugikan masyarakat karena mengenakan bunga dan fee yang sangat tinggi, jangka waktu pinjaman singkat, dan diduga melakukan penyebaran data pribadi serta intimidasi pada saat peminjam tidak dapat mengembalikan pinjaman tepat waktu,” tambahnya..

109 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *