Kemen PPPA Bersama Dunia Usaha dan Para Donatur  Penuhi Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Ditengah Covid-19

Dan sejak 8 Mei 2020, Kemen PPPA telah menyalurkan sebanyak 2.025 paket pemenuhan kebutuhan spesifik tersebut yang bersumber dari dana APBN kepada sekitar 1.268 perempuan kepala keluarga, lansia, serta anak penyandang disabilitas. Penyaluran pemenuhan kebutuhan juga telah diteruskan kemarin di Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Menteri Bintang bersama para pimpinan dari dunia usaha, organisasi perempuan, para donator dan relawan menyerahkan 2.847 paket pemenuhan kebutuhan spesifik yang difokuskan kepada keluarga dengan balita (0-4 tahun) sebanyak 328 paket, keluarga dengan anak (5-18 tahun) sebanyak 117 paket, keluarga dengan ibu hamil sebanyak 193 paket, keluarga dengan penyandang disabilitas sebanyak 45 paket, keluarga dengan lansia sebanyak 73 paket dan keluarga miskin/prasejahtera sebanyak 1.269 paket, untuk disalurkan ke 24 kelurahan di DKI Jakarta dan 13 lembaga masyarakat.

Kemen PPPA juga akan menyalurkan 841 paket untuk Anak yang memerlukan Perlindungan Khusus. Masing-masing paket bantuan tersebut dikemas dalam sebuah tas dari kain lurik yang   diproduksi Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), untuk membantu kelompok perempuan pelaku ekonomi terdampak Covid – 19. Pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi ini merupakan salah satu perhatian Kemen PPPA agar roda perekonomian para perempuan pelaku ekonomi mikro yang terdampak bisa terus berputar dan bertahan.

“Semoga kontribusi berbagai dunia usaha pada hari ini, dapat menjadi contoh dan motivasi bagi dunia usaha lainnya untuk ikut serta memberikan pemenuhan kebutuhan spesifik bagi kelompok rentan. Kami harap paket pemenuhan kebutuhan spesifik ini dapat sedikit meringankan beban bagi para penerima manfaat dalam situasi yang sulit ini,” kata Menteri Bintang.

Salah satu perwakilan dunia usaha yaitu Anggota Keluarga Besar Dempo 85, Marcellino Pandin menyampaikan dalam era new normal setelah pandemi  COVID-19, solidaritas dan kohesi sosial adalah benteng ketahanan nasional. “Kami menyambut inisiatif Menteri PPPA untuk menyalurkan bantuan kebutuhan  spesifik sebagai wujud nyata gotong royong dan kepedulian mendukung kohesi sosial bangsa Indonesia. Bersama kita mampu melewati wabah covid-19 ini,” ungkap Marcellino.

Selain itu, Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro menyebutkan pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang bagi anak Indonesia, terutama di masa pandemi COVID-19, merupakan hal yang sangat penting.

“Untuk itu, kami berkontribusi dalam penyaluran kebutuhan spesifik hari ini. Hal ini juga sejalan dengan salah satu visi kami yaitu menyediakan produk bernutrisi yang baik bagi keluarga Indonesia. Melalui program #JagaGiziKita #JagaGiziMereka, kami juga berkomitmen mengajak masyarakat untuk membangun keluarga kuat indonesia dengan gizi seimbang, aktif dan bahagia,” jelas Andrew.

47 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *